Rapat Pleno

Rapat Pleno : Pertanggungjawaban Ketua Bidang Kepada Ketua Umum

Kondisi pandemi Covid-19 bukan lagi menjadi sebuah alasan untuk tidak bisa mempertanggungjawabkan pelaksanaan program kerja setiap setengah periode kepengurusan. Teknologi pada saat ini sudah cukup untuk bisa memfasilitasi hal tersebut dengan baik walaupun terdapat keterbatasan dalam pelaksanaannya. Sehingga rapat pleno dapat tetap terlaksana dengan baik dan lancar.

Rapat pleno merupakan program kerja Departemen Kelembagaan Bidang Kesekretariatan HMP Kimia Kovalen yang bertujuan untuk melaporkan dan mengevaluasi Laporan Pertanggungjawaban setiap bidang kepada Ketua Umum. Kegiatan ini diadakan setiap setengah periode kepengusan. Pada Rabu, 30 September telah terlaksana rapat pleno 1 untuk setengah periode awal dan Senin-Rabu, 4-6 Januari telah terlaksana rapat pleno 2 untuk setengah periode akhir.

Kegiatan rapat pleno diadakan dengan pemaparan Laporan Pertanggungjawaban setiap bidang. Kemudian dilanjutkan dengan penyerapan kritik, masukan, dan saran membangun dari seluruh pengurus atas realisasi dari setiap program kerja yang telah terlaksana. Hasil dari evaluasi bersama pada setiap program kerja mampu menjadi masukan untuk pelaksanaan program kerja pada kepengurusan periode selanjutnya agar lebih baik dan tidak terjadi permasalahan yang tidak diinginkan serta lebih inovatif dan kreatif dalam mencapai tujuan program kerja.

Pada akhir periode, seluruh laporan pertanggungjawaban dari setiap bidang pada rapat pleno 1 dan rapat pleno 2 akan menjadi masukan bagi Ketua Umum dalam mempertanggungjawabkan seluruh pelaksanaan program kerja kepada anggota HMP Kimia Kovalen FKIP UNS dalam Rapat Mahasiswa Program Studi. Sehingga rapat pleno menjadi sangat penting untuk evaluasi pelaksanaan program kerja seperti yang diungkapkan oleh Gisela Cindy. “Dari Rapat Pleno 1 dan 2 yang telah dilaksanakan saya berharap kedepannya setiap proker kovalen dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan target kuantitatif dan kualitatif yang telah dicantumkan dalam BPO. Hambatan hambatan dari tiap proker yang telah dijalankan semoga dapat menjadi pembelajaran untuk periode selanjutnya agar tidak mengulangi kesalahan yang sama serta meningkatkan koordinasi antar pengurus kovalen. Sehingga dapat meminimalisir adanya hambatan yang ada. Karena pleno terpaksa dilaksanakan secara online, saya berharap untuk periode selanjutnya dapat menjalankan pleno lebih lagi karena sudah mendapatkan bekal dari pengurus yang terdahulu”, ungkapnya pada Sabtu (23/01).

Bagus Saputro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *