Kunjungan Sepenuh Hati

HMP Kimia Kovalen Melakasnakan Kunjungan Sepenuh Hati (KSp) di Panti Asuhan Al Khusna

Minggu, 13 Desember 2020, HMP Kimia Kovalen mengadakan Kunjungan Sepenuh Hati yang kemudian disingkat Ksp di Panti Asuhan Al Khusna. Acara KSp ini merupakan salah satu program kerja bidang Pengabdian Mahsiswa yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian mahasiswa Pendidikan Kimia FKIP UNS dengan melakukan kunjungan sosial dan membantu pihak atau instansi yang dikunjungi.

Sebelum menetapkan instansi yang dikunjungi, biasanya panitia akan survei terlebih dahulu mengenai tempat-tempat yang layak dituju sehingga tidak salah sasaran. Untuk kali ini, setidaknya panitia sudah menyurvei kurang lebih lima instansi hingga pada akhirnya memutuskan untuk mengunjungi Panti Asuhan Al Khusna. Panti Asuhan yang terletak di…. itu dirasa cocok karena belum memiliki donatur tetap atau bantuan dari pemerintah sehingga HMP Kimia Kovalen memilihnya untuk dikunjungi dan dibantu. “Alasan memilih panti ini karena dirasa paling cocok diantara kelima panti lain yang sudah kami survei. Cocoknya masalah belum ada donatur tetap sehingga bagus untuk kita bantu,” tutur Anam selaku ketua bidang Pengmas (23/01).

Bantuan yang ditawarkan berupa pemberian donasi yang sudah terhimpun sejak Senin, 16 November 2020 hingga Kamis, 10 Desember 2020. Donasi terkumpul berupa uang sebenar lebih dari satu juta yang kemudian diserahkan secara perwakilan pada Minggu, 13 Desember 2020. Dalam penyerahan donasi tersebut hanya melibatkan empat pengurus yaitu Bagus Saputro selaku Ketua Umum HMP Kimia Kovalen, Sandini selaku Sekretaris Bidang Pengmas sekaligus penanggung jawab program kerja, serta Adik Annisa dan Sahda sebagai perwakilan pengurus HMP Kovalen. Sedangkan dari pihak hanya melibatkan satu orang saja.

Dalam pertemuan itu tidak hanya menyerahkan uang donasi saja, melainkan juga berbincang mengenai panti tersebut. Seperti bagaimana sejarah berdirinya panti, jumlah anak panti, serta kondisi perkembangan panti hingga saat ini. Dari cerita-cerita yang didiskusikan tersebut, ternyata banyak hal yang bisa diambil sebagai pembelajaran bagi para pengurus. Terutama, mengajarkan kita untuk selalu berbagi rezeki kepada orang lain.

Adapun uang donasi yang diperlukan tersebut nantinya akan digunakan untuk keperluan anak-anak panti yang berjumlah sekitar 20 orang yang rata-rata masih seumuran anak SMP dan SMA.

Vina Rusliana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *